Ternyata peluang jualan buku ini masih terbuka lebar, apalagi dimasa pandemi covid-19 ini. Padahal sebelumnya kita kira jualan buku secara online itu paling untungnya tak seberapa. Mengingat persaingan dalam produk ini juga semakin tinggi. Telah kita ketahui, sekarang ini gaya hidup pembeli sudah mulai beralih ke ranah digital. Dari yang semula sering belanja di toko buku konvensional, kini mulai berbelanja buku lewat online. Mungkin alasannya selain lebih praktis, juga harga yang ditawarka jauh lebih murah. Apalagi membeli buku lewat online atau offline juga sama saja. Maksudnya tidak ada perbedaan fisik, dan pembeli tidak perlu mencobanya. Beda dengan berjualan pakaian, si pembeli memang harus tahu seperti apa bahannya, ukuran pasnya, dan lainnya.
Kalau buku kan yang penting tahu judulnya, sinopsisnya, ya sudah tinggal beli. Ah, meski persaingan di online sekarang ini semakin tinggi, tetapi tenang, ada tips yang bisa dilakukan jika ingin berjualan buku lewat online dan mendapatkan untung besar.
1. Buatlah Toko Online
Ya, karena kita akan berjualan secara online, maka akan lebih baik jika membuat toko online. Ciptakan toko online yang menarik dengan desain dan user interface yang mudah dimengerti pembeli. Susunlah buku berdasarkan kategori yang jelas, agar pembeli mudah memilih.
Untuk toko online, sebaiknya juga diperhatikan pemilihan desain yang responsive, agar tampilannya menyesuaikan jika diakses lewat smartphone atau device lain.
2. Kerjasama Dengan Penerbit
Supaya banyak yang membeli buku di toko online yang kita buat, maka harus ada strategi penjualan. Salah satunya dengan memberikan harga jual yang lebih murah dibanding toko online sebelah. Caranya yaitu dengan bekerjasama dengan para penerbit. Dengan mengambil buku langsung dari penerbitnya maka kita akan mendapatkan harga yang lebih murah, sehingga harga jual pun bisa ditekan lebih rendah.
Jangan hanya sekedar bekerjasama seperti itu saja, tawarkan benefit-benefit lain ke penerbit agar kita bisa mendapatkan harga yang lebih rendah lagi.
Usahakan jangan hanya bekerjasama dengan satu atau dua penerbit saja, tetapi juga berbagai penerbit. Terutama mereka yang telah sering mengeluarkan buku-buku best seller.
3. Berikan Promo
Nah ini jika kita ingin menjualnya dengan harga yang sama dipasaran. Maka perlu adanya promo-promo. Pembeli sangat suka dengan promo, khususnya promo diskon.
Untuk memberikan promo ini kita harus pandai-pandai melihat situasi dan kondisi. Misalnya ketika ramadhan, kita bisa memberikan promo gebyar ramadhan. Terserah bentuknya mau diskon, gratis ongkir, atau apa, yang penting itu promo.
4. Aktif Di Media Sosial
Jangan lupa untuk aktif menggunakan sosial media yang ada. Bangun community melalui media-media sosial yang ada. Gunakan saja media sosial untuk membangun komunitas dan bukan fokus untuk berjualan di sana. Penjualan pusatkan saja di toko onlinenya. Jika sudah memiliki community yang besar di media sosial, maka Anda sudah bisa dikatakan memiliki pasar yang tetap.
5. Menguasi Teknik Penjualan (Seni beriklan)
Untuk memudahkan coba posisikan diri kita sebagai calon pembeli, apa yang biasanya membuat kita langsung tertarik dengan produk yang ditawarkan.
Tentu kita tidak suka jika si penjual menawarkan langsung tanpa adanya story telling yang menjual atau menarik perhatian.
Nah, seni beriklan di sini sangat dibutuhkan.
Yuk, pertajam pengetahuan teknik penjualan dengan seni beriklan yang membuat calon pembeli tertarik dan memesan.
Ingat, buku yang bagus layak dibaca banyak orang, dan salah satu caranya adalah dengan menyebarkan lewat penjualan.

Komentar
Posting Komentar